Contoh Surat Kuasa Resmi

288 views

Contoh Surat Kuasa ResmiContoh Surat Kuasa Resmi - Pada kesempatan sebelumnya kami telah membahas mengenai contoh surat pengunduran diri resmi dan cara cepat belajar sempoa. Kali ini akan dibahas mengenai contoh surat kuasa resmi. Surat Kuasa ini akan dipergunakan apabila yang bersangkutan berhalangan untuk suatu kepentingan tertentu. Berikut ini ada contoh surat kuasa resmi dimana anda dapat memodifikasinya sesuai dengan  keperluan atau sesuai dengan surat kuasa yang akan kita gunakan, misalnya surat kuasa jual beli, surat kuasa pengambilan BPKB dan sebagainya, seperti:

SURAT KUASA

No. …………..

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                     : .……………………………………………………..

Pekerjaan               : ………………………………………………………

Alamat                  : ………………………………………………………

Dalam hal ini memilih domisili hokum di Kantor Kuasanya tersebut di bawah ini menerangkan bahwa dengan ini memberi kuasa penuh kepada :

R. Soeroso, S.H.                                    Drs. Eddy Sadeli, S.H.

J. Budi Hariyanto, S.H.                              S. Husein, Sm.Hk.

Johannes Aipassa, S.H.

L. Inawati, S.H.

Advokat, Pengacara dan Penasehat Hukum pada Kantor Pengacara/Law Office “R. Soeroso, S.H. & Assosiates”, beralamat di Jakarta Barat, Jalan Pintu Besar Utara No. 6 yang bertindak baik sendiri-sendiri maupun bersama.

————————————————— KHUSUS——————————————–

Untuk dan atas nama Pemberi Kuasa :

  • Untuk memberi jawaban dan tindakan hokum lainnya atas gugatan dari (nama penggugat …………..) yang terdaftar di pengadilan negeri Jakarta ……………. No. ………../Pdt./G.19../Jak. …., Tgl. …………….. mengenai ……… dan ……
  • Untuk mengajukan gugatan balasan (Rekonpensi) terhadap ………….. (nama ………..), Alamat …………….. serta untuk mengajukan tuntutan ganti rugi, bunga dan uang untuk paksa terhadap Sdr. ……………………. Tersebut.

Mengenai hal tersebut di atas, untuk dan atas nama Pemberi Kuasa menghadap di muka Pengadilan Negeri serta Badan-badan Kehakiman lain atau Pembesar-pembesar lainnya, mengajukan permohonan-permohonan yang perlu menjalankan perbuatan- perbuatan, atau memberikan keterangan-keterangan yang menurut hokum harus dijalankan atau diberikan oleh seorang Kuasa, menerima uang dan menandatangani kuitansi-kuitansi, menerima dan melakukan pembayaran-pembayaran dalam perkara ini, mempertahankan kepentingan Pemberi Kuasa, naik banding, minta eksekusi, membalas segala perlawanan, mengadakan perdamaian dengan persetujuan terlebih dahulu dari Pemberi Kuasa dan pada umumnya membuat segala sesuatu yang dianggap perlu oleh Penerima Kuasa.

Surat Kuasa dan kekuasaan ini dapat dialihkan kepada orang lain dengan hak substitusi serta secara tegas dengan retensi dan seterusnya menurut hokum, seperti yang dimaksudkan dalam Pasal 1812 KHUPerdata dan menurut syarat-syarat lainnya yang ditetapkan dalam Undang-undang.

………………….., ………………20……..

Penerima Kuasa                                                         Pemberi Kuasa

(…………….)                                                                    (……………………)

Semoga contoh surat kuasa resmi ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

Tags: #Contoh Surat Kuasa Resmi Untuk Perusahaan dan Perorangan